• Selasa, 16 Agustus 2022

Bambang Soesatyo: Pancasila TIdak Hanya Dihapalkan, Tapi Diterapkan Sehari-hari

- Kamis, 2 Juni 2022 | 11:16 WIB
Sarasehan Pancasila di Gedung Nusantara IV Kompleks DPR MRP, Jakarta (Mulyono Sri Hutomo)
Sarasehan Pancasila di Gedung Nusantara IV Kompleks DPR MRP, Jakarta (Mulyono Sri Hutomo)

Jakarta, beritayudha.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia bekerjasama dengan Institut Filsafat Pancasila menggelar ‘Sarasehan Pancasila’ di Gedung Nusantara IV, Jakarta, Selasa (31/5/2022). Acara yang dihadiri lebih dari 200 peserta ini bertema ‘Pancasila sebagai Dasar Filsafat Negara dan Relevansinya dalam Kehidupan Bersama’.

“Pancasila tidak hanya sekedar kita menghapalkan isi sila-silanya, terapi yang lebih penting adalar memberi contoh mengimplementasikan sehari-hari,” kata Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat membuka acara.

Ia mengutip survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk ‘Sikap Publik terhadap Pancasila dalam rangka Konsolidasi Sistem Politik Indonesia’ yang menyebut hanya Hanya 64,6 persen publik yang mengetahui semua sila Pancasila.

“Oleh karena itu menjadi tugas dan tanggung jawab kita untuk memberi contoh dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

Bambang Soesatyo menyebut para pendiri bangsa berhasil menjadikan perbedaan menjadi persatuan. “Oleh karenanya, kerukunan haruslah menjadi kebutuhan bagi kita semua,” ujarnya.

Pokok Pokok Haluan Negara Sebagai Implementasi Pancasila dalam Bernegara

Pada kesempatan ini, Bambang Soesatyo juga menyampaikan Pokok-Pokok Haluan Negara atau PPHN sebagai cetak biru pembangunan nasional, baik dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) maupun Rencana pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Menurutnya PPHN akan menjadi payung ideologi dan konstitusional dalam penyusunan SPPN, RPJP, dan RPJM yang lebih bersifat teknokratis.

"Dengan PPHN, maka rencana strategis pemerintah yang bersifat visioner akan dijamin pelaksanaannya secara berkelanjutan tidak terbatas oleh periodisasi pemerintahan yang bersifat elektoral,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Mulyono Sri Hutomo

Tags

Terkini

X