• Selasa, 16 Agustus 2022

Menteri Sofyan A. Djalil Dampingi Presiden Joko Widodo Bagikan Sertifikat Tanah di Wakatobi

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 10:43 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A. Djalil. Foto: Dok. Humas Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Sofyan A. Djalil. Foto: Dok. Humas Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN.

Wakatobi, beritayudha.com - Menteri ATR/BPN, Sofyan A. Djalil mendampingi Presiden Joko Widodo membagikan sertifikat tanah pada Gugus Tugas Reforma Agraria Summit 2022 di Wakatobi, Sulawesi Tenggara pada tanggal 8 sampai dengan 10 Juni 2022 dengan mengangkat tema “Menuju Puncak Presidensi G20: Pemulihan Ekonomi yang Inklusif dan Berwawasan Lingkungan melalui Reforma Agraria, Harmonisasi Tata Ruang, dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Kepulauan.”

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan pembukaan Pertemuan Puncak Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2022 di Marina Togo Mowondu, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menteri ATR/BPN, Sofyan A. Djalil juga melaporkan bahwa Kementerian ATR/BPN sudah bekerja sama dengan Menteri Kelautan dan Perikanan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi pada masyarakat yang tinggal di atas air. Diperkirakan, mereka ada sekitar 23 provinsi, seperti Suku Bajo, Subhana Laut Kepulauan Riau dan lain sebagainya.

“Selama ini kami tidak bisa memberikan hak kepada mereka, sehingga mereka tidak punya akses ke financial lembaga keuangan financial formal. Oleh sebab itu, kami dengan kesepakatan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan akhirnya membuat terobosan untuk memberikan Hak Guna Bagunan (HGB) kepada masyarakat. HGB untuk tahap pertama 30 tahun pak, tapi nanti dapat diperpanjang sebagai HGB yang lain sampai nanti kalau misal ada perubahan UU kepada mereka, kita bisa berikan hak milik di atas air. Mereka punya hak tinggal di atas air, dan sudah tinggal cukup lama,” ujar Menteri ATR/BPN, Sofyan A. Djalil dalam keterangannya, Kamis (9/6/2022).

Pada kesempatan yang sama, Kementerian ATR/BPN bersama Presiden Joko Widodo akan menyerahkan 10 sertifikat pulau-pulau terluar.

“Mohon perkenanan bapak Presiden untuk menyerahkan 10 sertifikat pulau-pulau kecil terluar, hasil kegiatan tahun 2021 dan 2022. Ini sebenernya bagian dari pengakuan teritori, salah satunya adalah mensertifikatkan pulau-pulau yang terluar,” ucap Sofyan A. Djalil.

Adapun pulau-pulau yang diberikan sertifikat antara lain Pulau Benggala di Provinsi Aceh, Pulau Sekel di Provinsi Jawa Timur, Pulau Karang Unarang di Provinsi Kalimantan Utara, Pulau Putri di Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Kawaluso, Pulau Mori dan Pulau Batubawaikang di Provinsi Sulawesi Utara berbatasan dengan negara Filipina, dan Pulau Asutubun, Pulau Liran dan Pulau Kisar di Provinsi Maluku.

Lebih lanjut, Kementerian ATR/BPN bersama Presiden Joko Widodo akan menyerahkan 525 Sertifikat Hak Atas Tanah dalam bentuk HGB kepada masyarakat Suku Bajo, dan 6.437 Sertifikat di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Setelah acara pada hari ini, maka kami akan memberikan sertifikat yang sama kepada saudara-saudara kita yang sudah turun-temurun yang sudah tinggal di atas air. Pembagian sertifikat masyarakat suku bajo ini sudah sangat dinantikan dan cukup lama mereka perjuangakan hari ini alhamdullilah bapak Presiden berkenan untuk menyerahkan sertifikat kepada mereka,” tutur Sofyan A. Djalil memungkasi.

Editor: Mulyono Sri Hutomo

Tags

Terkini

X