• Selasa, 16 Agustus 2022

Hasbi Anshory: Negara Harus Hadir untuk Melindungi Data Pribadi Warga

- Selasa, 21 Juni 2022 | 14:32 WIB
Anggota Komisi I DPR RI, Hasbi Anshory (Mulyono Sri Hutomo)
Anggota Komisi I DPR RI, Hasbi Anshory (Mulyono Sri Hutomo)

Jakarta, beritayudha.com - Anggota Komisi I DPR RI, Hasbi Anshory, S.E., M.M., menyoroti pentingnya kehadiran negara dalam perlindungan data pribadi. Menjaga privasi dan melindungi data pribadi menjadi hal yang sangat penting ditengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Pernyataan tersebut disampaikan Hasbi Anshory pada webinar bertema 'Menyoal Komersialisasi Data' yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia secara daring melalui aplikasi zoom dan live streaming YouTube pada Selasa, (21/6/2022) pukul 13.00 WIB.

Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem ini mengungkapkan, maraknya kebocoran data yang terjadi selama 2021 dimana setidaknya ada delapan kasus kebocoran pribadi yang membuat heboh publik, diantaranya adalah beredarnya sertifikat vaksin presiden di media sosial dan eHAC yang memuat data medis

"Meningkatnya jumlah insiden kebocoran menyebabkan lebih banyak risiko bagi masyarakat. Penyalahgunaan berpotensi menimbulkan konsekuensi cukup signifikan, seperti pengambilan nama atau penggunaan layanan korban berdasarkan identitasnya. Data yang dijual di pasar gelap dapat digunakan untuk pemerasan, eksekusi penipuan dan skema phishing, hingga pencurian uang secara langsung," kata Hasbi Anshory.

Ia menambahkan, komersialisasi data telah menimbulkan berbagai masalah, terutama terhadap data pribadi.

Pada kesempatan ini, Hasbi Anshory memohon dukungan dari masyarakat agar Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang tengah digodog di DPR RI bisa rampung secepatnya.

"Perlindungan data pribadi merupakan hak asasi yang wajib diunding dengan aturan hukum yang tegas. RUU Perlindungan pribadi merupakan jawaban atas ketiadaan payung hukum yang memadai dalam melakukan perlindungan data pribadi," ujar Hasbi Anshory memungkasi.

Hadir pula sebagai pembicara webinar 'Menyoal Komersialisasi Data' Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc., M.M, dan perwakilan Forum Dosen Indonesia, M. Yunus. Acara dipandu oleh moderator Awalludin, dengan host Annisa Tanzillah. Acara ini juga menghadirkan bintang tamu, komedian Temon.

Editor: Mulyono Sri Hutomo

Tags

Terkini

X