• Sabtu, 26 November 2022

Guspurla Koarmada III Kerahkan Seluruh Kapal Perangnya Untuk Pencarian Korban Kapal Tenggelam

- Kamis, 21 Juli 2022 | 17:06 WIB
Guspurla Koarmada III kerahkan seluruh kapal erangnya untuk pencarian korban kapal tenggelam di Perairan Halmahera Selatan. Foto: Dispen Koarmada III/ Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat
Guspurla Koarmada III kerahkan seluruh kapal erangnya untuk pencarian korban kapal tenggelam di Perairan Halmahera Selatan. Foto: Dispen Koarmada III/ Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat

Halmahera Selatan, beritayudha.com - Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada III TNI AL, Laksamana Pertama Ashari Alamsyah CHRMP memimpin langsung pencarian korban kapal tenggelan KMP Cahaya Arafat di Perairan Tokaka, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Kamis (21/7/2022). Pencarian korban kapal tenggelam ini berlangsung disela Operasi Manggala Yudha-22 Tahap IIII, dari Kapal Markas KRI Teluk Wondama-527.

"Selain Kapal Markas KRI Teluk Wondama-527, Guspurla Koarmada III juga menurunkan KRI Tatihu-853 yang bergabung dengan unsur-unsur laut lainya seperti Kapal Angkatan Laut Tidore III-14-11, KRI Layaran-854, KRI Albakora-867, KN SAR 237 Pandudewanata, KP Gamalama XXX-3002, KN Ular Laut 405, KNP 358, Sea Rider Pandudewanata, Rubber Boat Unit Siaga SAR Halsel/Bacan, Long Boat Masyarakat, Palsar Evakuasi, Palsar Medis, Palsar Kom," kata Laksamana Pertama Ashari Alamsyah dalam keterangannya.

Laksamana Pertama Ashari Alamsyah menambahkan, Guspurla Koarmada III juga menurunkan Tim Selam dari Prajurit Marinir, Kopaska Penyelam Koarmada III, untuk bergabung dengan penyelam dari Lanal Ternate, SAR Ternate dan Polairud Maluku.

Sebelum pelaksanaan SAR pada hari keempat, Laksamana Pertama Ashari Alamsyah CHRMP, menyampaikan arahan kepada seluruh unsur dan instansi yang terlibat pencarian korban kapal tenggelam, dan menekankan dalam pencarian korban ini, untuk tidak menonjolkan ego masing masing, akan tetapi harus bekerjasama yang solid untuk tugas mulia membantu masyarakat yang sedang membutuhkan.

Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada III TNI AL, Laksamana Pertama Ashari Alamsyah CHRMP memimpin langsung pencarian korban kapal tenggelan KMP Cahaya Arafat di Perairan Tokaka, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Foto: Dispen Koarmada III/ Kolonel Laut (KH) R Doni Kundrat

Adapun pada hari keempat (Kamis 21 Juli 2022 pukul 11.15 WIT) jumlah korban yang sudah ditemukan sebanyak 9 (Sembilan) orang dalam kondisi meninggal dunia yang terdiri dari 2 (Dua) anak laki-laki umur sekitar 4 dan 12 tahun, 1 (Satu) anak perempuan umur sekitar 12 dan 5 (Lima) perempuan dewasa umur antara 40 sd 70 tahun dan 1 (Satu) orang laki-laki dewasa umur sekitar 40 tahun, sementara itu 4 (empat) korban masih dalam pencarian, sedangkan korban selamat berjumlah 64 (Enam Puluh Empat) orang.

"Upaya pencarian oleh Tim Gabungan sampai dengan saat ini masih tetap berlangsung, untuk mencari dan menemukan korban lainnya yang belum ditemukan, dan diduga terperangkap didalam badan kapal yang tenggelam tersebut," ujar Laksamana Pertama Ashari Alamsyah memungkasi.

Kapal KMP Cahaya Arafat tenggelam disebabkan oleh gelombang laut yang sangat tinggi dan angin kencang pada saat keluar dari Desa Samo menuju ke Gene Barat yang mengakibatkan air masuk melalui lambung kapal bagian depan, pompa air yang ada di kapal tidak mampu untuk mengeluarkan air yang masuk sehingga mengakibatkan kapal perlahan-lahan tenggelam di Perairan sekitar Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara.

Editor: Mulyono Sri Hutomo

Tags

Terkini

X