• Rabu, 29 September 2021

Anis Byarwati: Kartu Prakerja Bisa Jadi Bom Waktu

- Minggu, 3 Mei 2020 | 17:46 WIB
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati

Jakarta, beritayudha.com  Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati melontarkan kritik tajamnya kepada pemerintah mengenai Kartu Prakerja. Menurutnya, jumlah dana sebesar Rp 5,6 triliun yang digelontorkan Pemerintah untuk menjalankan program kartu prakerja cukup besar. Kebijakan ini juga tengah menuai pro dan kontra di masyarakat.

“Dengan biaya kursus yang tidak main-main, sebesar Rp 5,6 triliun. Saya sebut ini bisa menjadi bom waktu,” kata Anis di hadapan Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner OJK dan Direktur Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Rapat Kerja Komisi XI DPR RI secara virtual, Selasa (28/4/2020).

Sesuai penjelasan Menkeu, setiap peserta kartu prakerja mendapat paket bantuan senilai Rp 3,55 juta. Paket bantuan itu terdiri dari bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, lalu insentif pasca pelatihan sebesar Rp 2,4 juta atau Rp 600.000 per bulan untuk empat bulan, serta insentif pengisian survei kebekerjaan dengan nilai total Rp150.000 (3x mengisi survey).

Bentuk bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta itu adalah, peserta membeli video pelatihan online yang disediakan oleh lembaga penyedia pelatihan yang telah ditunjuk Pemerintah, kemudian peserta mengikuti pelatihan, dan setelahnya peserta diberi sertifikat digital.

“Kartu Prakerja akan lebih menguntungkan bagi lembaga penyedia pelatihan ketimbang para pesertanya. Terlebih lagi, berbagai pelatihan yang disediakan oleh lembaga penyedia Kartu Prakerja itu, tak jauh berbeda dengan video yang ada di YouTube,”kata Anis Byarwati.

Halaman:

Editor: Mulyono Sri Hutomo

Tags

Terkini

Gerakan Mobil Masker Menembus Pantura

Kamis, 2 September 2021 | 14:27 WIB

Vaksin Nusantara Tak Boleh Dijual, Ini Alasannya

Minggu, 29 Agustus 2021 | 13:43 WIB

Terpopuler

X